INDONESIA EMAS 2045

Peserta

Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana dari Fakultas Ekonomi di PTN dan PTS seluruh Indonesia dengan usia maksimal 35 tahun

Call For Paper

INDONESIA 2045:
Lepas dari
Middle Income Trap

Sub Tema

Kepemimpinan Indonesia berperan penting dalam kerjasama kawasan seperti ASEAN. Populasi dan ekonomi yang mencakup sekitar setengah dari Asia Tenggara. Selain itu, gagasan kerjasama regional datang dari dan didorong oleh Jakarta. ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan pencapaian atas integrasi ekonomi di Asia Tenggara dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Indonesia juga termasuk upaya untuk mencapai integrasi ekonomi negara-negara di Indo-Pasifik. Secara global, Indonesia adalah satu-satunya negara Asia Tenggara di dalam G20, grup berisi 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Untuk keluar dari MIT, menarik pula untuk melihat bagaimana Indonesia bisa mengoptimalkan posisi trategisnya di regional dan dunia.

Contoh Judul:

  • Meningkatkan Peran Indonesia dalam Global Value Chain
  • Integrasi perdagangan dan pertumbuhan sektoral

Jika Indonesia dapat memanfaatkan sepenuhnya bonus demografisnya, yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 2020 hingga 2035, maka Indonesia akan menjadi negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045. Namun, ada kekhawatiran yang berkembang tentang pertumbuhan ekonomi yang lesu dalam beberapa tahun terakhir, dan banyak analis khawatir bonus demografis justru bisa berubah menjadi bencana. Bonus demografi yang merupakan jendela kesempatan ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, di mana aspek kesehatan dan pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk SDM unggul.

Contoh Judul:

  • Strategi Pencegahan Stunting dalam Menciptakan SDM Unggul
  • Pengembangan Early Childhood Education dan Generasi Tangguh Indonesia 2045
  • Kesehatan Mental dan Produktivitas

Pada tahun 2018, perdagangan digital sudah mencapai 125 Triliun Rupiah dan diperkirakan akan mencapai 2.305 Triliun Rupiah di tahun 2030. Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital terbesar yaitu mencapai 27 miliar Dollar AS dengan pertumbuuhan 49% selama empat tahun terkahir. Sayangnya, terdapat korelasi positif antara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan cakupan sinyal dan daerah dengan penetrasi mobile internet yang tinggi juga berasosiasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Di era digital, pemanfaatam teknologi dapat menjadi channel untuk memajukan pembangunan ekonomi.

Contoh Judul:

  • Efektivitas Belanja Pemerintah
  • Pajak dan Ekosistem Digital
  • Ekosistem Digital sebagai Motor Penggerak Transformasi Pembangunan

Di Indonesia, laju inflasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor permintaan (demand pull) namun juga faktor penawaran (cost push) Oleh karena itu, pencapaian sasaran inflasi dapat dilakukan dengan efektif melalui kerjasaama dan koordinasi antara pemerintah dan BI melalui kebijakan makroekonomi yang terintegrasi sangatlah diperlukan. Hal ini dilakukan salah satunya mengenai koordinasi kebijakan fiskal dan moneter juga dilakukan dalam penyusunan bersama Asumsi Makro di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dibahas bersama di DPR, dan serta berkoordinasi dengan Bank Indonesia dalam melakukan pengelolaan Utang Negara. Sebagaimana kebajikan ini memengaruhi fundamental ekonomi, diperlukan kajian mengenai kebijakan tersebut dalam kerangka mencapai visi Indonesia 2045.

Contoh Judul:

  • Sinergitas Kebijakan Moneter dan Fiskal
  • Burden-sharing di Masa Krisis

Pada tahun 2017, target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) mencapai 22,5% dengan nilai intensitas emisi GRK sebesar 412 ton CO2e/miliar rupiah. Ini mengindikasikan komitmen pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan salah isu lingkungan seperti emisi GRK. Rencana Aksi Nasional GRK (RAN-GRK) dengan mempertimbangkan dinamika nasi- onal dan kebijakan-kebijakan yang sudah direncanakan, target penurunan emisi Indonesia adalah sebesar 29% (832 MtCO2e) pada baseline tahun 2030 untuk skenario fair dan 41% (1.192 MtCO2e) untuk skenario ambisius. Trade-off antara lingkungan dan keberhasilan pembangunan ekonomi masih terus menjadi perbincangan. Sehingga, aspek ini juga menjadi menarik untuk dipelajari lebih lanjut dalam rangka melepaskan diri dari jebakan middle income.

Contoh Judul:

  • Lingkungan dan Pertumbuhan Ekonomi: A Trade-off
  • Strategi Penurunan Biaya Logistik
  • Desentralisasi dan Visi Indonesia 2045

TOTAL HADIAH
Rp100 juta untuk 10 karya tulis terbaik

  • 10 karya tulis ilmiah terbaik akan diterbitkan dalam buku publikasi nasional
  • 1 karya tulis ilmiah terbaik berkesempatan untuk presentasi di Webinar Nasional ILUNI FEB UI

Tanggal Penting!

  • Batas Penerimaan Full Paper  : 20 Oktober 2020
  • Pengumuman Finalis  : 20 November 2020
  • Pengumuman Pemenang & Webinar Nasional  : 26 November 2020

Ada yang ingin ditanyakan?